
Santino the Chimp

Santino the Chimp
Ditulis dalam Satwa dan Tetumbuhan | 2 Komentar »

Imej sang ratu Hatshepsut.
Dunia mungkin akan bisa mengendus wangi seorang ratu kuno, manakala penelitian terhadap parfum yang pernah digunakan Hatshepsut, firaun perempuan sangat perkasa yang memerintah Mesir kuno selama 20 tahun sejak 1479 Sebelum Masehi (SM) – 1957 SM, selesai dilakukan.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Fenomena | Leave a Comment »
Raungan aneh menggema di luar angkasa. Tak seorangpun yang tahu apa penyebabnya. Siapa bilang angkasa itu sunyi?
Ditulis dalam Fenomena | 1 Komentar »
Gila! Deburan air dan liarnya jeram adalah sensasi yang kami cari. Liukan perahu di atas derasnya sungai, menuju langsung ke jeram yang bergejolak, lalu teriakan kesenangan menggema tak henti. Sementara tubuh basah oleh peluh dan siraman air sungai yang dingin. Namun inilah kenikmatan lain dari arung jeram…
Matahari baru saja menyembul dari ufuk Timur. Jam menunjukkan pukul 06.25 WIB. Dengan mata masih mengantuk, aku meraih ransel dan bergegas memacu sepeda motor. Kurang dari sepuluh menit, aku tiba di Karo Wisata, sebuah biro travel di Jalan Ngumbang Surbakti 73 D Sempa Kata, Padang Bulan, Medan. Tapi biro travel itu masih sepi. Hanya ada dua tiga orang yang duduk di teras sambil menikmati kopi di pagi yang mendung itu. Aku pun dongkol!
Ditulis dalam Outdoor | 3 Komentar »
Bakara adalah bentangan lembah datar seluas ratusan hektare. Sebuah kampung yang penuh pesona dengan wisata alam dan budaya yang tersohor hingga ke negeri lain. Wilayah administratifnya di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Lembah yang berjarak belasan kilometer dari Dolok Sanggul itu terdiri dari beberapa desa dan dusun. Dibelah oleh dua aliran sungai besar yang berair deras. Sungai terbesar yang dominan adalah Aek Silang yang bersumber dari air terjun yang tercurah dari bentangan perbukitan. Sungai kedua yang lebih kecil bernama Aek Simangira. Keduanya mengaliri beberapa desa dan bermuara di Danau Toba. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Outdoor | 11 Komentar »
Lewat tengah malam, kapal kami angkat sauh dari dermaga resto Marina. Di depan haluan laut tampak pekat dipayungi malam. Lampu-lampu di daratan semakin mengecil, saat kapal mulai melaju dengan kecepatan 12 knot.
Tujuan kami adalah Pulau Berhala, sebuah pulau terluar Indonesia di Selat Malaka. Menurut juru mudi kapal, dengan kecepatan 12 knot kami akan menempuh jarak 46 mil selama 4 jam. Ia menyarankan kami untuk beristirahat selama perjalanan itu. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Outdoor | 21 Komentar »
Evin Bakara
Masih terbayang pertemuan pertama dengannya saat usiaku masih empat tahun. Ia terbang melayang di tepian hutan Muara Uya, Kalimantan Selatan, dekat kebun milik kakek. Burung itu terbang rendah mengeluarkan suara parau dan kepakan sayap yang terdengar ke telinga mungilku.
Dua puluh tahun kemudian, pertemuan itu ternyata kembali terulang di tempat lain. Kepakan sayap dan suara parau membimbing mata untuk menatapnya ke atas langit. Pertemuan itu terjadi beberapa kali di hutan pedalaman Sumatera wilayah Sibolangit, Langkat, dan Bukum. Saat aku masih suka mengangkat ransel ke kawasan hutan tropis yang jarang diinjak orang. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Satwa dan Tetumbuhan | 3 Komentar »
Evin Bakara
Menjelajah hutan berarti memasuki suatu kawasan yang bukan teritori dominan manusia. Artinya kita memasuki daerah yang tidak biasa kita tinggali. Hutan sebagai teritori liar bagi banyak mahluk hidup lain (flora dan fauna), tidak boleh diperlakukan sembarangan. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Outdoor | Leave a Comment »
evin bakara
Joni Kurniawan bukan nama asing dalam perkembangan arung jeram di Sumut. Sejak mahasiswa ia aktif dalam kegiatan alam bebas dan lingkungan hidup. Pernah menjabat sebagai ketua umum KOMPAS USU dan staf ketua di senat mahasiswa USU dan BADKO HMI Sumut.
Ayah satu anak ini merupakan salah seorang pemrakarsa berdirinya Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) di Sumatera Utara dan menjabat sebagai Ketua Umum yang pertama pada periode 1997-2001. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Outdoor | 1 Komentar »
Evin bakara
Sungai yang bergemuruh, meliuk dan menderas merupakan “surga” para penggemar arung jeram. Dihentakan aliran deras yang menurun ini mereka justru menikmati sensasinya.
“Yang paling asyik waktu melewati jeram dan berteriak sekuatnya!” papar Joni Kurniawan, penggiat arung jeram dan pemrakarsa Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) di Sumut.![]()
Berperahu diderasnya sungai memang terdengar “gila”. Tetapi bagi para penggemar arung jeram ini adalah tantangan yang mengasyikkan. Wahana yang digunakan hanya perahu karet, dayung, dan peralatan keselamatan diri (helm, life jacket). Tentu saja harus didukung pengetahuan dan keterampilan arung jeram. Lalu selama sekian jam mereka akan bermain diliarnya sungai. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Outdoor | Leave a Comment »