Berburu di Perairan

14 12 2007

evin bakara

             Sasarannya berada di bawah permukaan air. Kadang terlihat jelas, terkadang hanya siluet atau tidak terlihat sama sekali. Tapi itulah tantangan bagi mereka, para pemburu ikan.

           marlin strike Berburu memang bukan hanya di daratan, tetapi bisa juga di air. Bagi para pemancing, air adalah medan petualangan mereka. Laut, danau, sungai atau kolam, masing-masing punya tantangan yang berbeda. Selain jenis ikan yang diburu beragam, teknik dan suasana lingkungannya juga beda.

            “Memancing itu adalah seni!” kata A Zen (Eddy Tukimin), pemilik toko Rezeki Pancing Jalan Merbabu 21 B-C Medan, yang juga “penggila” mancing.

            Memancing ikan memang bukan sekadar menangkap ikan sebanyak-banyaknya. Tapi menikmati semua proses memancing sebagai suatu seni dengan keastikan tersendiri. Mulai dari meracik umpan, mempersiapkan joran, melempar kail, menunggu ikan mematuk umpan, sampai kenikmatan “bertarung” dengan ikan yang terkail. Inilah pembeda antara nelayan dengan pemancing hobi. Kepuasan akan terlengkapi saat semua proses itu selesai dengan ikan tangkapan dari jenis tertentu yang sesuai target. “Bukan jumlah ikan yang berhasil dipancing yang menentukan tapi kualitas dan kenikmatan memancing itu yang utama!” sambungnya.

            Bagi pemancing hobi, jenis dan berat satuan ikan tangkapannya akan memberikan kepuasan yang berlainan. Untuk pemancing di laut lepas, misalnya, jenis ikan air asin yang prestisius seperti layaran, marlin, alu-alu (barakuda), great travelly (GT), tenggiri adalah targetnya. Untuk memancing masing-masing spesies ikan ini dibutuhkan keterampilan dan teknik yang berbeda.          

            “Ada rasa kepuasan tersendiri ketika kita menikmati keberhasilan memancing ikan yang kita harapkan!” paparnya penuh gairah.

            Selain itu, pemilihan tempat juga termasuk satu faktor yang mempengaruhi kenikmatan memancing. Lain tempat tentu membutuhkan teknik dan peralatan yang berbeda. Mancing di kolam misalnya, berbeda dengan mancing di perairan terbuka (laut lepas). Jenis dan sifat ikan air tawar dan air asin tentunya juga berbeda. Semua punya kekhasan dan kenikmatan tersendiri.

            Untuk melengkapi kenikmatan tersebut, sejumlah peralatan dasar memancing memang sangat dibutuhkan. Yang utama adalah tackle/stick atau joran. Piranti ini meliputi rood (batang pancing), reel (katrol penggulung), line (tali/benang pancing), hook (mata kail), bait/lure (umpan). Bisa juga ditambah pelampung dan pemberat jika diperlukan.

 

Teknik Memancing

             “Setelah memiliki perlengkapan yang dibutuhkan selanjutnya teknik memancing juga harus dikuasai,” kata A Zen sambil memperlihatkan film teknik memancing yang memang sering diputar di tokonya untuk para pelanggan.

            Sambil sesekali melayani pelanggan yang rata-rata pemancing ulung, A Zen menjelaskan bahwa ada banyak teknik memancing, di antaranya casting, popping, jigging, dan trolling. Keempat teknik biasanya diterapkan di perairan lepas.

            Casting adalah teknik memancing dengan cara melemparkan kail bersama umpan buatan (lure). Setelah beberapa saat  umpan ditarik perlahan-lahan sehingga tampak berlengang-lengok. Ikan akan mengira umpan itu adalah mangsanya dan mulai mematuk.

            Popping adalah teknik memancing dengan menggunakan umpan tiruan yang disebut popper. Pada jarak tertentu umpan ditarik sehingga bergerak di permukaan air sambil menimbulkan cipratan yang mengundang predator. Teknik ini biasa digunakan untuk memancing ikan permukaan.

            Jigging merupakan teknik memancing dengan menggunakan jigs. Biasanya digunakan untuk pemancingan ikan di kedalaman (dasar). Mata kail dibiarkan sampai atau mendekati dasar air lalu ditarik ulur untuk memancing ikan mendekat.

            Trolling adalah teknik memancing di atas perahu (boat) yang bergerak maju pada kecepatan tertentu. Kail dilempar ke belakang perahu sehingga umpan diseret sesuai gerak maju kapal.

            Itu masih sebagian kecil teknik memancing, masih ada lagi teknik dan metode mancing lainnya. Bahkan seni meracik umpan juga menjadi hal yang juga menentukan keberhasilan memancing. Terdengar rumit dan kompleks jika kita sebutkan lagi bahwa selain penguasaan teknik dan pilihan umpan, memancing juga membutuhkan peralatan yang tepat untuk lingkungan perairan tertentu untuk target ikan tertentu pula.       

            Namun bagi hobiis mancing, hal itu bukan menjadi masalah. Keasyikan memancing memang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Rata-rata ketika ditanya apa alasan mereka suka memancing, jawabannya: “Ada kepuasan yang tak ternilai dari memancing!” *


Aksi

Information

One response

8 06 2008
www.batamfishing.com

Wah saya dari bintan, kalau ada yg mau mancing bareng ayo ketemuan di forum batam fishing.

thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: