Anjing Perang, 14 Bulan MIA!

30 11 2009

Australia Afgan Retreiver ReturnsIa dinyatakan hilang (MIA – Missing in Action) kala pasukan Australia terlibat baku tembak dengan kaum militan di Afghanistan. Empat belas bulan kemudian ia akhirnya kembali ke unit tempurnya.

Sabi dianggap sebagai pejuang tangguh walau ia hanya seekor anjing. Dilatih sebagai anjing pelacak bom, Labrador hitam itu pun ikut dinas militer di Afghanistan. Ia ditempatkan bersama unit tempur gabungan militer Australia – Afghanistan.

Suatu hari di bulan September 2008, kala unit tempur itu melakukan patroli di suatu tempat di kawasan Provinsi Uruzgan, mereka disergap
militan bersenjata. Baku tembak pecah dan berkembang menjadi pertempuran panas yang melukai 9 personel unit gabungan itu dan satu
prajurit mendapat anugerah medali tertinggi atas keberaniannya dalam pertempuran tersebut. Tetapi setelah pertempuran berakhir, Sabi tidak
ditemukan. Tak ada yang tahu bagaimana nasib Sabi, bahkan setelah dilakukan satu bulan pencarian terhadapnya… Sabi pun mendapat
status MIA (Missing in Action – Hilang dalam Tugas).

Namun empat belas bulan kemudian, ia mendadak muncul di markas pasukannya dalam keadaan sehat. Uniknya, kemunculannya itu bersamaan waktunya dengan kunjungan Perdana Menteri Kevin Ruud ke provinsi tersebut bersama panglima pasukan AS di Afghanistan Jenderal Stanley McChrystal, pada Rabu. Sabi dan dua petinggi ini pun diabadikan sebagai foto kenang-kenangan kembalinya Sabi.

“Sabi is back home in one piece… and is a genuinely nice pooch as well,” ucap Kevin Rudd kepada wartawan, seperti yang dikutip dari Yahoonews.

Sabi sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tidak menderita penyakit apapun. Saat ini akan ditentukan apakah sang veteran perang itu akan dipulangkan ke Australia atau tidak.

Lebih dari 1.500 personel militer Australia bertugas di Afghanistan, yang sebagian besar di antaranya ikut berlatih bersama pasukan keamanan
Afghanistan. Di antara unit-unit gabungan ini, ada yang merekrut anjing sebagai bagian pasukan mereka untuk tugas melacak bom, ranjau, dan
jenis peledak lainnya. (berbagai sumber/foto: AP-yahoo)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: