Fiksi

Di Tepian Ladang Jagung

Oleh Oom Evin

ladang jagungDesa Maju Jaya, baru saja panen raya. Ratusan hektar ladang jagung yang terpisah-pisah tampak sudah dipangkas. Beberapa keranjang berisi sampah dedaunan yang mulai kering, berjejer di masing-masing petak ladang.

Panen raya jagung adalah masa puncak ketika para petani jagung memetik hasil maksimal dari tanaman berumur 3 – 6 bulan itu. Karena panen raya kali ini cukup memuaskan, banyak petani yang berwajah riang dan mendapatkan hasil penjualan yang lumayan. Lanjut Baca »

Bukan Sekadar Buku

Oom Evin

360px-open_book_01svg.pngApa sih menariknya buku? Begitu yang selalu terlintas di benak Nando. Ia tak pernah bisa menyukai buku. Sebuah benda yang baginya hanyalah kumpulan kertas dengan tulisan yang dihiasi gambar atau foto yang membosankan. Memang terkadang ada juga gambarnya yang menarik, namun ia sama sekali tak pernah tertarik untuk membaca buku.

Nando sudah berusia 9 tahun dan sudah duduk di kelas 3 SD. Ia sebenarnya bukanlah murid yang menonjol di kelasnya, karena ia klebih suka bermalas-malas atau menghabiskan waktu bermain ketimbang belajar apalagi membaca buku. Maka nilai ujian yang jeblok sudah menjadi hal biasa baginya, dan nilai bagus adalah sesuatu yang hanya menjadi mimpi untuknya. Lanjut Baca »

Kitty

Oleh Oom Evin

Seharusnya Kitty bersyukur. Ia terlahir sebagai kucing yang berbulu indah, kemilau, lebat, dan belang tiga warna. Hampir semua kecantikan kucing melekat padanya. Namun Kitty selalu merasa belum puas, ia ingin lebih cantik dan lebih dan lebih cantik lagi…

anak kucing Kitty memang masih sangat muda. Usianya barulah enam bulan. Ia hidup di sebuah rumah mewah di kompleks perumahan di pinggir kota. Dipelihara seorang anak perempuan yang begitu menyanyanginya. Semua kebutuhan hidup Kitty terpenuhi. Ia punya tempat tidur istimewa berlapis kain satin yang lembut. Punya tempat makan porselin dan tempat minum keramik yang indah. Setiap hari ia mendapat makanan yang bersih, bergizi, dan berkecukupan. Lanjut Baca »

Rakuna bin Andaliman

Oleh Oom Evin

Rakuna bin Andaliman, bocah berdarah campuran Tajikistan, Banglades, dan Batak. Yatim piatu sejak balita dan kini diasuh pamannya Sutan Salim. Rakuna bin Andaliman punya sifat menyendiri dan sangat tertarik dengan sains. Ia cenderung lebih suka berpikir dan sibuk dengan aneka eksperimen yang disebutnya ilmiah.
Di kalangan bocah umur 10 tahun, Rakuna bin Andaliman memang amat berbeda. Manakala anak-anak lain suka bermain gundu, sepak bola, berlarian dan sesekali main PS, Rakuna lebih memilih membaca buku ensiklopedi sains atau membedah biji mangga atau merakit perangkat elektronik kit sederhana di kamarnya. Lanjut Baca »

Rambot si Tupai Pemalas

Oom Evin

tupai nyantap bebijian Kehidupan tupai-tupai pohon di belantara itu amatlah sibuk. Sepanjang hari sejak pagi sampai menjelang petang mereka belarian mengendus makanan. Semua jenis biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong adalah favorit mereka. Hutan adalah gudang makanan yang terkadang melimpah, terutama di musim panas. Namun saat musim hujan tiba, makanan adalah sesuatu yang sulit didapat.

Membaca situasi alam, tupai-tupai pohon di hutan itu pun giat mencari makan saat musim panas sedang berlangsung. Paman Nutty, seekor tupai pohon yang terkenal paling giat, menjadi pemimpin gerombolan tupai di hutan itu. Ia selalu mengingatkan seluruh tupai-tupai yang lain untuk mengumpulkan makanan setiap hari. Lanjut Baca »

Misteri Buah di Pekarangan

Oom Evin

Maiara  kaget. Sebuah sawo setengah busuk terpapar di pekarangan samping rumahnya. Pekarangan sempit yang hanya ditumbuhi rumput liar dan belukar merambat yang berbunga.

buah sawo matangIa melihat buah itu secara kebetulan. Sehabis mandi sore tadi, ia iseng memandang keluar jendela. Namun matanya  tertumbuk pada buah sawo yang tergeletak di pekarangan samping itu, persis di sebelah luar jendela kamarnya. Ia merasa tak pernah makan sawo dalam satu dua hari ini. Lalu dari mana datangnya buah itu? Lanjut Baca »

Si Kunil

Oleh Oom Evin

Terlahir sebagai ulat mungil yang kecil, membuat si Kunil merasa kerdil. Ia baru saja menetas dari sebuah telur yang ukurannya juga kecil. Menghirup pertama kali udara alam raya yang teramat luas memang memberi kelegaan luar biasa padanya. Namun itu segera berakhir ketika ia menatap cangkang telurnya yang hanya sedikit lebih besar dari ujung kutil.

Kupu-kupuWalau awalnya ia gembira, namun setelah melihat semesta di sekitarnya si Kunil jadi murung. Ia ternyata hanyalah hewan kerdil yang kalah jauh ukurannya dengan siput pemakan daun, atau belalang sangit yang berada tak jauh dari daun tempatnya menempel.   “Waduh, mengapa aku terlahir menjadi ulat yang kecil meringkil ya?” desahnya. Ia tak memahami mengapa ia terlahir sebagai hewan yang mungil. Lanjut Baca »

Si Mungil Titang

Oom Evin

Titang namanya. Bocah cantik nan mungil ini baru berusia 7 tahun. Namun ia sangat hiperaktif dan seringkali merepotkan mama dan papanya. Bukan saja karena ia senantiasa lepas dari pengawasan tetapi juga karena Titang suka menyembunyikan rahasia dari orang-orang dewasa.

Pada dasarnya, Titang adalah anak yang cerdas. Hanya saja tingkah lakunya yang selalu aktif terkadang  membuat kedua orangtuanya, guru, dan kakaknya kelabakan. Titang tak pernah mau berdiam diri. Ada saja yang dikerjakannya. Keaktifannya juga cenderung ekstrem dan melebihi kemampuan bergerak anak-anak seusianya. Lanjut Baca »

Pelarian Parkit

Oleh: Oom Evin

parkit Sejak berada di dalam sangkar, burung parkit itu selalu murung. Ia merindukan kebebasannya saat masih berada di hutan. Ingin terbang dan bermain riang dengan teman-temannya. Merindukan belaian paruh ibunya. Berburu bebijian di padang ilalang di dekat sarangnya…

Lanjut Baca »

Kucing Yang Sombong

*frinnie lim

Igor, begitu kucing berbulu loreng putih kelabu itu selalu disebut tuannya. Tubuhnya yang gempal berisi dan bulu-bulu halus yang bersih membuat ia begitu disayang sang tuan. Ia juga diberi makanan istimewa berupa potongan daging atau ikan segar setiap harinya. Maka jadilah si Igor kucing manja yang sangat cantik.iGOR

Tapi sayang kucing jantan itu begitu sombong. Karena ia selalu mendapat makanan yang bersih, tempat tinggal yang hangat dan nyaman. Ia suka mencemooh kucing-kucing jalanan yang jorok dan berbulu kusam. Ia juga tak suka bergaul dengan mereka.

Lanjut Baca »

Ania Tersenyum Lagi

*Frinnie Lim

Ania baru saja kehilangan ayahnya akibat kecelakaan kereta api beberapa waktu lalu. Ia kini menjadi anak yatim, karena itu Ania selalu bersedih. Ia sering teringat akan kenangan-kenangan indah bersama sang ayah.

Ania adalah anak bungsu dan ia begitu dekat dengan sang ayah. Setiap akhir pekan ayahnya sering mengajak ia ke kolam renang atau ke kolam pancing ikan. Bila sedang tak ingin bermain, Ania akan menemani ayahnya memancing. Ania akan tertawa gembira bila sang ayah mendapat pancingan ikan mas yang cukup besar. Lanjut Baca »

Menyelamatkan Pipit

Oleh: Oom Evin

Ada satu hal yang menarik perhatian Ari sebulan belakangan ini. Ari semakin rajin mendatangi kebun rambutan Pak Daenk yang tak begitu jauh dari rumahnya. Biasanya, bersama temannya Sutan, Deny, dan Fauzi, sesekali mereka suka main kelereng di halaman dekat kebun itu. Namun kini hampir setiap hari Ari datang ke kebun itu.finch

Biasanya Ari datang ke kebun Pak Daenk sendirian. Berjalan mengendap, takut ketahuan Pak Daenk yang suka marah jika anak-anak bermain di kebunnnya. Jika berada di sana Ari selalu menuju pohon rambutan yang itu-itu saja. Ia betah berlama-lama menatap cabang pepohonan. Mengamati gerakan-gerakan di antara rimbun dedaunan.

Jika kebetulan sedang bermain kelereng dengan temannya, Ari sesekali melirik pohon rambutan itu. Tetapi ia tak ingin teman-temannya tahu. Ia berusaha untuk tidak menarik perhatian mereka.

Lanjut Baca »

2 responses

29 07 2009
Nana Suryana

Nggak nyesel buka halaman ini…..asyik juga nih. trims buat penulis

26 10 2009
tigerbear

thanks for Nana Suryana….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: